JAKARTA, RABU - PT Star Energy memperoleh penghargaan medali emas Padma Award karena dinilai memberikan kontribusi bagi pemberdayaan masyarakat di wilayah kerja Blok Kakap, Natuna, Kepulauan Riau.
Wakil Presiden Star Energy, Sanusi Satar, di Jakarta, Rabu (15/10), mengatakan, penghargaan tersebut akan lebih memacu perusahaan dalam melaksanakan pemberdayaan masyarakat ke depan. "Sebagai perusahan yang masih muda di bidang migas, kami bangga atas prestasi ini," katanya.
Program pengembangan masyarakat Star Energy yang meraih emas Padma Award adalah pembuatan virgin coconut oil di sekitar lokasi Blok Kakap.
Padma Award diserahkan Menteri ESDM, Purnomo Yusgiantoro kepada CEO Star Energy Bret Mattes dalam rangkaian Hari Jadi Pertambangan dan Energi di Bandung, Jawa Barat pekan lalu.
Sebelumnya, Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Wayang Windu yang dikelola Star Energy juga meraih Proper Emas yang merupakan penghargaan tertinggi pengelolaan lingkungan dari Kementerian Negara Lingkungan Hidup.
Padma Award merupakan apresiasi masyarakat pertambangan terhadap perseorangan, kelompok masyarakat, dan perusahaan yang berjasa dalam pengembangan masyarakat di sekitar lokasi tambang. Padma sendiri merupakan singkatan dari Pandu Daya Masyarakat yang artinya menjadi pioner dalam pemberdayaan masyarakat.
Sebanyak 12 persorangan, kelompok masyarakat, dan perusahaan menerima Padma Award kali ini.
Penerima Padma Award selengkapnya untuk kategori perusahaan migas adalah medali emas diraih PT Star Energy, perak PT Medco EP Indonesia Rimau Asset, dan perunggu PT Chevron Pacific Indonesia dan PT Pertamina UP VI Balongan.
Untuk kategori perusahaan energi dan kelistrikan adalah emas PT Pertamina Geothermal Energy Area Lahendong dan kategori perusahaan pertambangan umum yang meraih emas adalah PT Maruwai Coal (BHP Billiton), perak PT Indominco Mandiri, dan perunggu PT Newmont Nusa Tenggara.
Sedang, kategori persorangan yang meraih emas adalah Noorhayati dari Murung Raya, Kalteng, perak M Yunus dari Berau, Kaltim dan kategori lembaga yang meraih emas adalah BMT Al Falah dari Kalsel dan perak Yayasan Masarang dari Sulut.
Penyerahan Padma Award ini merupakan kedua kalinya setelah 2003.
sumber:http://www.kompas.com
No comments:
Post a Comment